Desa Leong Resmi Bentuk Koperasi Merah Putih, Siap Kembangkan Enam Unit Usaha

- Redaksi

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong, GBRNews.id – Pemerintah Desa Leong, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, bersama masyarakat setempat resmi membentuk Koperasi Desa Merah Putih Leong pada Jumat, 23 Mei 2025. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui berbagai unit usaha berbasis potensi lokal.

Kepala Desa Leong, Gaspar Mbolong Nagang, menjelaskan bahwa pembentukan koperasi dilakukan usai sosialisasi yang digelar bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Setelah sosialiasi, langsung bentuk pengurus hingga pengawas. Jadi, pengurus dan pengawas sudah terbentuk,” jelas Kades Gaspar saat dikonfirmasi pada Rabu, 28 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koperasi ini telah memulai penerimaan anggota sejak Senin, 26 Mei. Dengan uang pangkal sebesar Rp300 ribu dan iuran wajib bulanan Rp20 ribu, masyarakat Desa Leong yang berminat bisa mendaftar langsung ke Kantor Desa Leong pada hari kerja.

“Jangan lupa bawa KTP saat mendaftar,” pesan Gaspar.

Koperasi Merah Putih Leong tidak hanya fokus pada simpan pinjam, tetapi akan mengembangkan enam unit usaha unggulan, yaitu:

1. Peternakan ayam petelur
2. Gerai sembako
3. ual beli hasil pertanian
4. Usaha pertanian dan gudang pupuk
5. Klinik atau apotek desa
6. Unit simpan pinjam sebagai pendukung

Gaspar menyebut bahwa pada hari sosialisasi saja, sebanyak 50 warga langsung menyatakan bergabung sebagai anggota koperasi.

“Kami juga segera mengurus akta notaris untuk legalitas koperasi ini,” tambahnya.

Yohanes Jebarus, penyuluh dari Dinas Koperasi dan UKM NTT, mengatakan bahwa sosialisasi menjadi syarat awal dalam pembentukan koperasi.

Pemerintah Desa Leong, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, bersama masyarakat setempat resmi membentuk Koperasi Desa Merah Putih Leong pada Jumat, 23 Mei 2025. [Foto Nardin/Gbrnews]
“Kami ingin masyarakat benar-benar memahami filosofi dan mekanisme koperasi. Ini bukan koperasi kredit, tapi koperasi berbasis usaha produktif desa,” jelas Yohanes.

Ia menambahkan bahwa pemerintah siap mendukung koperasi yang menunjukkan perkembangan baik. Bentuk dukungan bisa berupa akses kredit melalui Himbara (himpunan bank milik negara).

“Yang penting, koperasi ini hidup dan dijalankan secara sukarela oleh anggota. Harus ada simpanan pokok, simpanan wajib, dan yang terpenting: komitmen,” tandasnya.

Yohanes juga mengapresiasi antusiasme warga Leong.

“Pemahaman mereka tentang koperasi sudah di atas 50 persen. Ini awal yang baik,” ujarnya. (*)

Penulis : Nardin Lonnista

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Resmob Polres Mabar Berhasil Tangkap Pria Makassar, Kasus iPhone Rp22,5 Juta dan Trading Rp1,2 Miliar
Pria Asal Makassar Diduga Bawa Kabur iPhone Rp22,5 Juta di Labuan Bajo, Disebut Terseret Kasus Trading Rp1,2 Miliar
KONI Mabar Bidik Prestasi dan Dampak Ekonomi dari Cabor Layar PON 2028
Tertangkap di Kaper, Residivis Bobol Tiga Tempat di Mberata, Kos di Capi Digeledah
Kemenhut Tuntaskan Penyidikan Tersangka Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo yang Buron 9 Bulan
Bupati Edi Endi Kantongi Sertifikat HPL Puncak Pramuka, Peluang Investasi Terbuka
Bupati Edi Endi Bercanda Minta Truk ke BNPB, Malah Dikasih Benaran plus Dua Motor
Bupati Edi Endi Ungkap Kendala Penggunaan Dana BTT Banpres Rp20 Miliar di Mabar
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:14 WITA

Resmob Polres Mabar Berhasil Tangkap Pria Makassar, Kasus iPhone Rp22,5 Juta dan Trading Rp1,2 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:28 WITA

Pria Asal Makassar Diduga Bawa Kabur iPhone Rp22,5 Juta di Labuan Bajo, Disebut Terseret Kasus Trading Rp1,2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02 WITA

KONI Mabar Bidik Prestasi dan Dampak Ekonomi dari Cabor Layar PON 2028

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Tertangkap di Kaper, Residivis Bobol Tiga Tempat di Mberata, Kos di Capi Digeledah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Kemenhut Tuntaskan Penyidikan Tersangka Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo yang Buron 9 Bulan

Berita Terbaru